Cerita Inspirasi: “Berapa Beratnya?”

berat

Berapa beratnya menurut anda?

Ada suatu kisah ketika suatu hari seorang dosen di sebuah universitas sedang memberikan mata kuliah mengambil sebuah botol minuman kecil dan mulai bertanya kepada seluruh murid yang hadir. “Seberapa berat menurut anda botol berisi air ini?”

Para siswa mulai menjawab dengan opini mereka masing-masing mulai dari 100 gram sampai 400 gram.

Ini bukanlah tentang berat absolut, melainkan berapa lama anda mengangkatnya, sahut dosen tersebut. Jika anda pegang selama 1 menit sama sekali tidak bermasalah buat anda. Jika anda mengangkatnya selama 1 jam mungkin saja tangan kita akan terasa berat dan sakit, namun jika anda berani mengangkatnya selama 24 jam penuh , terpaksa pastinya anda akan berakhir dengan di rawat di rumah sakit.

Beratnya sebenarnya sama, tetapi semakin lama kita mengangkatnya, bebannya akan terasa jelas berbeda. Apabila kita terus membawa beban kita terus menerus, cepat atau lambat kita tidak akan bisa mengangkatnya lagi.” Lanjut dosen itu.

Yang seharusnya kita lakukan adalah meletakan beban botol air tersebut, istirahat sejenak sebelum kita mengangkatnya lagi. Artinya secara berkala kita harus meninggalkan beban kita agar kita lebih segar dan mampu membawanya lagi. Coba konsep seperti kita terapkan ke dalam kehidupan kita sehari-hari, sebelum kita pulang ke rumah dari pekerjaan sore ini, tinggalkan beban pekerjaan . jangan beban itu di bawa pulang dan malah lebih dikerjakan lebih berat lagi di rumah. Jika kita sedang mempelajari sesuatu pun secara berkala kita seharusnya beristirahat tanpa berusaha terus memikirkan hal tersebut. Apapun beban yang ada di pundak kita hari ini, cobalah tinggalkan sejenak jika bisa. Setelah beristirahat kita bisa mulai menyelesaikan beban itu lagi. Karena hidup ini terlalu singkat , mulailah belajar menikmati dan memanfaatkannya.

 

Untuk direnungkan:

Cobalah ambil waktu untuk merenung, apa beban yang seharusnya anda letakan  tetapi tetap anda angkat?

Mengapa kita terus melakukannya?

Apakah anda berpikir jika anda letakan beban itu, hidup anda akan berakhir?

Apakah itu beban pekerjaan?

Apakah itu beban rumah tangga?

Apakah itu beban kesehatan?

Jika anda merasa tidak mampu lagi mengapa tidak mulai meletakannya sekarang?

 

When you stop blaiming others, you start building your self.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

one × two =