kimia1Pada Tahun 1840, Seorang ahli bedah dari Skotlandia Robert Liston (1794-1847), terkenal karena memotong tungkai yang berpenyakit dengan kecepatan yang tinggi. Dia akan menekan urat nadi dengan tangan kirinya yang kuat selagi memotong tungkai atau lengan dengan tangan kanannya. Begitu cepatnya sampai siapapun yang berkedip akan ketinggalan operasi ini, sebegitu cepatnya dia , sampai suatu ketika ia tak sengaja memotong jari asistennya. Tidak ada anastesi penghilang rasa sakit pada saat itu. Sebegitu takutnya pasien Liston sehingga ia meloncat dari meja operasi, lari sepanjang lorong dan mengunci dirinya di toilet. Liston mengejarnya dan membawanya kembali ke meja operasi.

Pada Tahun 1846, Robert Liston merupakan ahli bedah pertama yang mengoperasi kaki pasien menggunakan ether sebagai anastesinya. Bahkan ketika pasiennya bangun , ia bertanya “kapan operasinya akan dimulai ?” dia tidak menyadarinya apabila operasinya telah selesai. Liston mengklaim bahwa penemuan tersebut mengalahkan semua meteode lampau. Robert Liston terkenal karena memakai jas panjang dan sepatu bot karet ketika melakukan operasinya. Ini merupakan hari-hari dimana sarung tangan bedah dan antiseptik pembunuh kuman belum ditemukan.

Kemudian setelah bertahun-tahun, orang mengetahui nahwa zat kimia ether dapat membuat mereka mengantuk ketika menghirupnya. Barulah pada tahun 1842, seorang ahli bedah amerika yaitu Crawford Williamson Long, menggunakan “sulphuric ether” untuk membuat kebal para pasiennya yang sedang dioperasi. Sampai suatu ketika orang menuduhnya melakukan sihir dan mengancam akan menggantungnya.

Pada tahun 1850 bedah anastesi menjadi lebih umum karena zat kimia anastesi. Akan tetapi, zat kimia ini tak pernah cukup saat perang. Para pajurit yang cedera masih harus mengalami lengan atau kaki mereka di potong saat mereka menjerit kesakitan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

10 − 2 =